Please deh, cengeng banget!

Jadi, beberapa minggu ini saya lebih mellow dari biasanya. Herannya,  si 'mellow' ini betah sekali bercokol di lubuk hati, tentu saja ini malah membuat saya mules dan akhirnya sukses melahirkan beberapa tulisan dengan tema yang menyedihkan. #yawn

Tapi tentu saja ini bukan tentang patah hati dan sejenisnya. hanya sebuah perasaan rindu terhadap alm. Bapak saya, juga ibu yang sedang sakit.

well, siapapun rasanya akan sedih jika mengingat orangtua yang sudah tak ada. eh, tapi kali ini saya sedang tak ingin bercerita soal itu, sudah lelah menangis, cape sekali rasanya. karena apa coba? karena tadi dengan sangat mencengangkan saya berhasil membuat dua anak sungai mengalir deras dari pelupuk mata. Dan yang memalukannya, saya melakukan itu di depan sebuah TV ditambah dua saksi hidup, suami dan anak saya.

wushhhaa! ampun deh, itu hanya gegara acara On The Spot yang tayang di sebuah TV swasta. week!

jadi, itu tentang tujuh cerita romantis dari seorang tentara. sebuah kejutan yang mereka buat untuk orang-orang yang mereka kasihi.

Entah kenapa, saya memang paling suka adegan berpelukan antara orangtua dan anak atau kakak dengan adik atau bahkan dengan sahabat. Nah, tahu kan, seorang tentara itu tak bisa selalu bersama-sama dengan keluarga. Ada saat moment-moment penting di mana keluarga yang disayangi sangat mendambakan kehadiran mereka, Lalu, para tentara-tentara ganteng_yang sebelumnya mengatakan tak bisa hadir_ ini membuat sebuah kejutan untuk orang-orang yang mereka sayangi. So sweet banget, mereka tiba-tiba muncul di tengah-tengah acara, dan tebak selanjutnya--semua keluarganya berteriak histeris. mereka berlarian, berpelukan, bahkan berteriak-teriak saking bahagianya. Ada seorang anak yang sedang terdiam di sebuah acara sekolah, dan ayahnya sang tentara ini tiba-tiba muncul di panggung dengan senyum lebar selebar tangannya yang ia bentangkan untuk memeluk anaknya. Hiks sumpah yaa sedih banget. anak ini sempat terdiam saking tak percayanya, namun beberapa detik kemudian ia berdiri dan berlari ke atas panggung. ia peluk erat ayahnya dan menangis bahagia. huaaa saya ikut menangis sesegukan. soooo stupid, rite? cengeng!

Terus, ada juga seorang  kakak yang tiba-tiba datang ke pertandingan basket adiknya, tentunya tanpa pemberitahuan sebelumnya. dua orang pria kakak beradik ini menangis berdua. mata mereka mata bukan hanya sekedar basah, tapi banjir. bulir-bulir air itu terjun bebas, saling membasahi bahu. duh! kebayang yah kangennya seperti apa.

Semua itu sukses membuat saya beberapa kali menarik tissu, hanya untuk membungkus tetesan-tetesan air yang tanpa permisi keluar dari pelupuk mata. halah! rasanya ingin mengutuk kelenjar air mata sendiri. kenapa juga dengan mudahnya pecah dan membasahi pipi. dan--di belakang saya  terdengar tawa keras anak dan suami. ruapanya mereka menertawakan kecengengan saya, hehehe.

"ember mana ember!" begitu kata suami saya.

xixixixixi

Yah, begitulah. cengeng tingkat akut :D

Eh sudah dulu yah. sekarang lanjut menulis cerpen dulu. :)







0 comments:

Post a Comment

Linkie ♥

iralyra

friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know

Text Widget

Welcome!

Recent Comments

Powered by Blogger.

Followers

Popular Posts

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author