Untuk sederet hari,
minggu dan bulan yang kumiliki.
Seratus hari
lebih sudah melewati bulan empat. Bulan di mana banyak hal yang membuatku rindu dan sedikit
mellow. Karena itu, di bulan ini dan seterusnya semoga kaki ini bisa
berdiri lebih tegak untuk tetap bisa bertumpu menerima hal-hal baru dan membiarkan
peristiwa-peristiwa pemberian-Mu yang lalu berlalu dengan meninggalkan banyak
pelajaran.
Meski terkadang waktu
menarikku pada sebuah ingatan, terdiam, lalu sedetik kemudian ada rindu yang
mulai berteriakan. Pikirku menerawang, ada sesuatu yang kurang atau bahkan
hilang, Tak apa, aku menerimanya dengan ikhlas. Rupanya perlahan waktu menjinakkan keras
hati, berton-ton masalah membuatku berserah, pada-Nya aku pasrah, percaya bahwa
hanya Dia yang bisa kuandalkan. Dan lewat tangan-tangan dan cinta dua pria
dalam hidupku, segalanya terasa lebih mudah.
Biarkan segumpal
kekecewaan ini pecah dan sesekali mengalir lewat air mata, setidaknya setelah
itu aku lega. Belajar merelakan lewat kepergian mereka yang dicinta. Semoga
setelahnya ada anak-anak kebaikan yang terlahir dari rentetan peristiwa dan
semoga itu mendewasakan. Dan juga, semoga senyuman masih selalu datang
bersamaan dengan cinta yang tak pernah berhenti melahirkan kisah manis yang
kemudian meninggalkan jejaknya di hati. Setelah itu biarkan ingatan bekerja
dengan sendirinya. Kadang ia datang dan pergi, namun kesan dalam yang
ditinggalkan selalu setia pada hati.
Even sometimes i feel ... that i wouldn't be able to
bear losing.
but i think am strong
enough :)
everything's will be
fine :) ciayoohhh ^_^ *bigsmile*

0 comments:
Post a Comment