Derik-detik menjelang perginya 2013.
Bagaimanapun waktu memang tak pernah berhenti. Rasa-rasanya baru kemarin merayakan pergantian tahun 2012 menuju 2013 dengan cara yang sangat manis yaitu meringkuk sepanjang hari karena flu berat dan terbangun di tahun yang baru, yaitu 2013.Tragis. Bahkan suara hingar bingar di luar tak bisa membuatku terjaga. Dasar keblug !
Dan sekarang, tak terasa 2013 beberapa menit lagi akan berlalu. Terima kasih untuk semua tawa dan tangis juga pelajarannya.
Malam tahun baru yang sepi, pada akhirnya memutuskan untuk bersahabat dengan secangkir kopi dan tersenyum pada layar monitor dengan kualitas sinyal malam itu yang abal-abal. kadang connect tak lama kemudian disconnect :D.
Dan ini hasilnya, coretan tangan di malam tahun baru...
-- Padamu, Ma --
Oh Ma...
2013 hampir usai, Ma.
Di sinilah kita. Sebuah fase hidup yang harus kita lewati. Sungguh ini
tak bisa kusebut sederhana. Luka yang tak bisa hilang dalam sekejap.
Menghimpit paru-paru teramat kencang sampai kulupa bagaimana caranya
bernafas, dan tanpa sadar mataku berkabut, hingga akhirnya dua anak
sungai itu mengalir begitu saja sampai akhirnya bermuara di pelukmu, Ma.
2013 hampir usai, Ma.
Mana bisa kutebarkan gelak tawa sendirian. Ingin sekali memelukmu, lalu
kau rapatkan peluk di dada sambil lembut mengusap rambutku. Sungguh Ma,
sebesar ini kutak pernah habis merindumu. Engkaulah rumahku. Tempat di
mana ku selalu ingin pulang untuk sekedar menimang mimpi masa lalu,
menitip hari yang akan datang dalam doamu. Kutahu, akulah yang pertama
kau sebut dalam doa-doamu.
"Jangan berhenti mendoakanku, Ma".
Doamu menjelma cahaya yang tak hanya menyala kala gelap. Bahkan ketika
terang terlalu menyilaukan
2013 hampir usai, Ma
Banyak sekali kisah yang kita lewati. Ingatkah kau, Ma..? kala kita
menebar riuh dan beradu riang? Kau jugalah yang menggengam hangat
tanganku saat kuterluka dan katakan semua akan baik-baik saja, meski
kutahu jiwamu terlalu gusar untuk hanya sekedar menatap langit gelap.
Dan pada kerling matamu lagi-lagi kuselalu sembunyikan resah yang
berserakkan bagai remah kue-kue.
2013 hampir usai, Ma
Jangan sedetikpun lupakan aku. Seandainya kubisa, ingin sekali
menyelinap ke dalam laci-laci kepalamu ma, membuang kisah-kisah sedih
yang mengganggumu. Kubahkan tak keberatan jika harus menjelma bulu-bulu
yang siap siaga membersihkan debu-debu di bilik-bilik kepalamu. Setelah
itu mungkin ku akan bertamasya ke hatimu, melompat dengan riang gembira
di situ sampai kulelah dan segera meluncur tuk rebah di lenganmu.
Kuselalu suka hangat lenganmu. Lalu mari kita kembali lupa, pada luka
yang tak bisa kita tolak. Senyummu menguatkan hatiku. Mari kita
tinggalkan masa lalu. Tak apa jika kau meminta sedikit waktu, setelah
itu mari belajar merelakan,melepaskan lalu kembali jalan. Aku di
sampingmu. Selalu.
2013 hampir usai, Ma
Bisakah kau
dengar aku? Aku yang sepanjang hari iseng berbisik manja padamu, bahkan
tak bosan menggodamu. Nyanyikan melodi rindu dan membiarkannya menggema
di telingamu. Setelah itu aku menyelinap di sela jemarimu, sekedar
duduk-duduk, berayun di jemarimu, menggelitikmu pelan kemudian
ku..tertidur di situ.
2013 hampir usai, Ma
Bukankah perjalanan kita masih jauh? Matahari terbit masih menanti. Temani aku yang masih ingin menari di bawah terik pagi.
Mari berterimakasih pada semua pelajaran yang kita terima. Tetaplah
kuat, tetaplah sehat. Mari kita menuju ikhlas meski ia tak bisa lahir
secara mahir ketika kita memaksanya.
Terimakasih untuk segalanya, Ma. Terlebih lagi karena kau masih tersenyum untukku.
Padamu, Ma. Cinta ini takkan pernah usai. Mari bergandengan tangan menapak di tahun yang baru.
; Aku, menunggu pergantian tahun sambil memandangmu
2013 »»» 2014 (better year, better life, better everything. aamiin)
(“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”)
#latepost
iralyra
friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know
Popular Posts
-
Pada saat kedua orangtua saya pergi untuk selamanya, saya menyadari satu hal. Bahwa di akhir kehidupan kita, pada saat kondisi lemah dan ...
-
Dear ... Tak ada rindu hari ini Tapi, Sudah kutabung rindu untuk hari-hari berikutnya Akan kutunggu di hari tanpa nama Hari ...
-
Apa yang ada di benakmu tentang kalimat ‘LAIN KALI’? Jika kamu tak bisa meraih sesuatu yang sebetulnya itu benar-benar kam...
-
Jadi, beberapa minggu ini saya lebih mellow dari biasanya. Herannya, si 'mellow' ini betah sekali bercokol di lubuk hati, tentu saj...
-
Cek blog lama dan menemukan tulisan ini, ternyata saya memang suka lebay sejak dulu yah hahaha cekidotttt..! My Hobi is back.....^_^ ...
-
Katanya, kalau kamu cinta dengan seseorang. itu artinya kamu siap menjadi orang 'bodoh' baru. Ini kalo kaya gini boleh kasih s...
-
Beberapa kali saya sering mendengar, sebuah perpisahan dari pasangan dikarenakan katanya adanya perbedaan dan ketidakcocokan. Mungkin bis...
-
Agree! Dan beberapa kali saya tersandung, hanya karena gagal fokus. Terkadang terlalu serakah ingin mengerjakan banyak hal, akibatnya ma...
-
Aku memelukmu dalam doa. Kubersujud di sini, kamu di sana. Selama masih di lintasan yang sama biarkan doa kita bertemu. Terima kasih k...
-
In my little own world It seems ... You came like a light that never goes Like a lighthouse Who shone in the waves of the s...
0 comments:
Post a Comment