Matahari peluk aku
Biar kumeleleh terbakar sekalian
Oh, tapi bukan aku, melainkan rasa
Segumpal rasa yang menggumpal di sudut
Bosan dingin apalagi kebekuan
Aku butuh silau,
Biar saja mata menyipit, panasnya menyubit; tak apa
Biarkan sudutku makin terjepit
Kumau ia bersuara, berteriak bahkan
Bosan bisu, apalagi keheningan
Aku butuh panas yang menggila
Segila rasa yang seharusnya tak ada
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Linkie ♥
iralyra
friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know
Text Widget
Welcome!
Recent Comments
Powered by Blogger.
Followers
About Me
Popular Posts
-
In my little own world It seems ... You came like a light that never goes Like a lighthouse Who shone in the waves of the s...
-
Jika cinta itu keberhasilan Mari bersulang untukku yang berhasil memendam cinta dan rindu untukmu Memendamnya mungkin serupa menahan nafask...
-
Pada saat kedua orangtua saya pergi untuk selamanya, saya menyadari satu hal. Bahwa di akhir kehidupan kita, pada saat kondisi lemah dan ...
-
Apa kau tahu ? Aku bahkan mengidolakan panas matahari yang membakar seperti hari ini Ini satu-satunya alasanku Meminta...
-
CauseI’m lonely and I’m tired I’m missing you again oh no Once again…. Rima hujan mendadak memilukan. Sama pilunya dengan lantunan D...
-
Dear ... Tak ada rindu hari ini Tapi, Sudah kutabung rindu untuk hari-hari berikutnya Akan kutunggu di hari tanpa nama Hari ...
-
Jadi, beberapa minggu ini saya lebih mellow dari biasanya. Herannya, si 'mellow' ini betah sekali bercokol di lubuk hati, tentu saj...
-
Katanya, kalau kamu cinta dengan seseorang. itu artinya kamu siap menjadi orang 'bodoh' baru. Ini kalo kaya gini boleh kasih s...
-
Beberapa kali saya sering mendengar, sebuah perpisahan dari pasangan dikarenakan katanya adanya perbedaan dan ketidakcocokan. Mungkin bis...
-
Agree! Dan beberapa kali saya tersandung, hanya karena gagal fokus. Terkadang terlalu serakah ingin mengerjakan banyak hal, akibatnya ma...


0 comments:
Post a Comment