kembali nostalgia...
Oya saya ada di Bandung untuk waktu yang lama dalam rangka kuliah. Dan itu pertama kalinya saya jauh dari keluarga. Jika homesick, rasanya ingin segera pulang ke rumah kembali dan menemukan orang-orang yang saya sayangi berkumpul menyambut saya, namun hal itu tidak saya temukan....dan itu sangat menyedihkan, setidaknya itu menurut saya. Kala itu, itulah fase yang paling dramatis sepanjang hidup saya
Dalam rangka melupakan penyebab yang membuat saya sedih, saya menyibukkan diri dengan apapun yang mendatangkan uang *yang halal dong tentunya :)* di saat teman-teman nongkrong-nongkrong di cafe.. or sibuk shopping saya malah sibuk cari duit, jadi figuran, SPG event, nyanyi-nyanyi di sana-sini *perlu di ketahui padahal suara saya ga bagus-bagus banget, tapi mungkin pd kasian aja kali ya sama saya soalnya BU hahahahaha*
singkatnya....3 tahun masa kuliah adalah masa di mana saya merasakan seringkali ingin menangis, dan kabar baiknya..saya bisa melewatinya dengan baik, termasuk adik-adik saya, bersyukur punya 2 adik yang sholeh dan sholehah :)
kesalahan saya....membiarkan semuanya berjalan seperti air, tanpa batas..tanpa tujuan, terlalu bekerja serabutan membuat saya tidak pernah bisa fokus akan satu hal. itu kesalahan saya...#kalo inget pengen nangis guling-guling#
Btw...kesedihan 12 tahun lalu akhirnya bisa terbayar di tahun ini, setelah sekian belas tahun akhirnya bisa berkumpul dengan semua anggota keluarga lengkap, di tambah suami dan anak saya. Kami berkumpul dengan keadaan yang jauh lebih baik. penuh canda dan tawa dan saya sangat bersyukur untuk itu. Alhamdulillah...:)
Berdiri di masa sekarang membuat saya berpikir bahwa masalah membuat kita dewasa, membuat kita menjadi lebih baik lagi. Terkadang malah masalah yang menyadarkan kita untuk bersegera menjadi lebih baik. tapi PR saya masih banyak. setidaknya...saat saya menoleh ke belakang saya bisa mengucapkan "Terima Kasih" untuk waktu yang terkadang membuat saya berurai air mata tapi pada akhirnya itu yang menguatkan saya. Dan saya bisa melewatinya. Saya belajar bahwa segala sesuatu akan ada akhirnya.Dan seperti apapun masalahnya, Tuhan pasti menginginkan kita menjadi lebih baik karena masalah tersebut.
PR berikutnya...mengerjakan sesuatu tapi tidak seperti dulu, tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang lebih baik. Menemukan sesuatu yang saya senangi, fokus, konsisten, fighting n praying.
aza...aza..fighting...^^
****
Itu tulisan 3 tahun lalu, Bapak saya tentunya masih ada...:(

0 comments:
Post a Comment