Wahai Tuan,
Dari arah mata angin manakah kau datang?
Atau mungkinkah kau lahir dari jutaan kata yang kucinta?
Pada potongan sajak yang merana, anak-anak rinduku berteduh
Memupuk nyali tuk sekedar memekik pelan..padamu
WahaiTuan,
Jangan katakan ini pertukaran rasa yang tak seimbang
Karena aku lelah memahami
Pedihnya cinta tak berbalas
Pada pagi yang berkabut dan gerimis yg belum usai
Rinduku tak bosan mencari diksi
Menunggu hujan dari matamu
Menanti pelangi di senyummu
Harusnya kau tahu, Tuan
Hujan kali ini...hujan rindu
; Semusim rindu
Tak pernah habis terbawa hujan, bahkan tak kering dipanggang kemarau
[iralyra, 180114]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Linkie ♥
iralyra
friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know
Text Widget
Welcome!
Recent Comments
Powered by Blogger.
Followers
About Me
Popular Posts
-
Pada saat kedua orangtua saya pergi untuk selamanya, saya menyadari satu hal. Bahwa di akhir kehidupan kita, pada saat kondisi lemah dan ...
-
In my little own world It seems ... You came like a light that never goes Like a lighthouse Who shone in the waves of the s...
-
Jika cinta itu keberhasilan Mari bersulang untukku yang berhasil memendam cinta dan rindu untukmu Memendamnya mungkin serupa menahan nafask...
-
Apa kau tahu ? Aku bahkan mengidolakan panas matahari yang membakar seperti hari ini Ini satu-satunya alasanku Meminta...
-
CauseI’m lonely and I’m tired I’m missing you again oh no Once again…. Rima hujan mendadak memilukan. Sama pilunya dengan lantunan D...
-
Agree! Dan beberapa kali saya tersandung, hanya karena gagal fokus. Terkadang terlalu serakah ingin mengerjakan banyak hal, akibatnya ma...
-
Aku memelukmu dalam doa. Kubersujud di sini, kamu di sana. Selama masih di lintasan yang sama biarkan doa kita bertemu. Terima kasih k...
-
Aku sudah lupa bagaimana rasanya tertawa. Bahkan terkadang kulupa, bagaimana leganya menangis. Bagai tercabik-cabik ketika dua hal i...
-
Kepadamu, Ra Masih kutitip kisah padamu, Ra Tentang cinta yang jatuh tanpa isyarat Tentang dua hati yang tak jatuh bersamaan Menge...
-
Untuk sederet hari, minggu dan bulan yang kumiliki. Seratus hari lebih sudah melewati bulan empat. Bulan di mana banyak ha...


0 comments:
Post a Comment