#Tentang Kamu



 Dear You,

Aku masih terus menghitung hari. menimang-nimang waktu. Memejam perlahan hanya sekedar mengundang senyummu datang. Tertunduk, mendekatkan wajah dengan hatiku. Masihkah terdengar suaramu di situ?  Ah ya, tentu saja. Meski saat ini hanya bisa bermain-main dengan ingatan. Bergurau dengan kenangan. Bercanda dengan khayalan.

Ah, Dear, di kepalaku kamu masih satu-satunya yang sibuk melintas, seperti ruas jalan yang tak pernah lupa kamu lewati. Dan mungkin hatiku ini pun serupa pintu, mengenali siapa yang mengetuk dan membantingnya. Dan kau tahu cinta sudah ada, meski ku harus menunggu sedikit  lebih lama. Tak apa, kupastikan kau boleh datang kapan saja. Bahkan jika kau lupa jalan pulang, pintu ini masih terbuka lebar untukmu.

Jangan khawatir padaku, Sayang. Sementara tak apa. Kau di sana, aku di sini. Mungkin ini seninya. Kita bagai pelaut yang berlayar di pikiran masing-masing. saling menitipkan rindu pada arakan awan di atas kita sampai akhirnya  saling bertemu dalam hening. Sungguh sejenak yang melenakan. Tak apa, selama kita masih di bawah bentangan langit yang sama, cukup bagiku mengetahui kau baik-baik saja. Aku akan tersenyum pada gambaranmu yang selalu dekat. Sedekat aku bercermin. Seperti yang kau katakan tempo lalu. Bahwa kau adalah cerminku dan kita akan selalu saling memandang, bahkan di pagi buta saat pertama kubuka mata. Saat itu, itulah sesungguhnya jarak kita. Dekat, sedekat nadi. Setelah itu lihatlah senyumku ....

Untuk kamu, iya ... kamu.

Bahkan jika bisa, ingin kuperintahkan hatimu agar dirimu jatuh tepat di depanku saat ini juga. Menatap bening matamu, mencari rahasia di dalamnya lalu diam dalam hening yang panjang, sebelum akhirnya kudengar kau berkata,  "Miss you, Dear ...."

Ah, Rinduku pasti terbang satu-satu. Berhamburan menujumu. Percayalah, kalaupun itu hanya sebuah mimpi, pada kenyataannya aku memang selalu mengingatmu.

Untuk kamu, iya ... kamu.
Kembali menemuimu pada diksidiksi cantik, juga lagulagu indah. Lagu aku. Kamu. Kita.

Lalu harihari kembali menjelma  puisi
dan cinta yang meruah dalam setiap lugu sapa

Untuk kamu, iya ...

KAMU. Begitu adanya
Seperti  udaraudara yang  kuhirup
dan hidup
dalam jantung

AKU










[iRa, Depok 220814]

0 comments:

Post a Comment

Linkie ♥

iralyra

friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know

Text Widget

Welcome!

Recent Comments

Powered by Blogger.

Followers

Popular Posts

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author