Jadi begini cara kerja sebuah ingatan. Tak akan pernah tahu sampai saya mengingatnya kembali. Sialnya, terkadang saya tak bisa memilih mana yang saya suka untuk disimpan, bahkan mana yang harus saya buang. Ada beberapa ingatan menyakitkan yang harusnya dibuang eh malah terus menerus muncul di kepala. Tapi semalam itu saya sukses melupakan satu kejadian kurang enak, saya tarik selimut lebih awal kemudian tidur. Mungkin barang-barang di kamar heran, bisa-bisanya saya jam 10 sudah terlelap. Laptop pun cemberut karena saya lupakan begitu saja.
Ingatan ini membuat saya kembali menyadari bahwa dunia ini memang dipenuhi berbagai macam karakter orang. Terkadang saya tak mengerti kenapa ada orang yang saya anggap, 'ko aneh ya?', 'ko gitu ya?' atau bahkan 'ko tega ya?'
well, sometimes saya juga berpikir mungkin untuk sebagian orang pun saya ini aneh. So, saya berusaha untuk tak terusik akan hal itu.
Tapi satu hal, jika bertanya maka harus mendengarkan ia yang ditanya menjawab bukan? setidaknya memberi kesempatan untuk menjelaskan. Bukan kemudian saya menjelaskan lalu ... no respon. Jadi, saya bicara dengan siapa sebenarnya ? Ah, mungkin dengan angin yang berhembus ....
Sakit hati, sedikiiit.
Tapi kemudian jadi ingat kejadian beberapa waktu lalu. Saat itu saya pulang dari sebuah pusat perbelanjaan bersama anak saya. Lalu di depan terminal Depok kami melihat segerombolan pengamen dengan dandanan ala punk rocker. Sedikit mengerikan saat itu, saya malah berpikir takut ada tawuran. Kemudian saya mempercepat langkah. Lalu anak saya bertanya, "Ko mereka kaya gitu, Bun, dandanannya, serem!"
Memang serem juga sih, mungkin karena tato di sekujur badan dan ada beberapa di antara mereka yang rambutnya menjulang kaku ke atas. Ada juga yang botak di bagian pinggir tapi di bagian tengah rambut itu masih ada. "Aneh ya, Bun!" Begitu kata anak saya.
Saya hanya bilang, "Mungkin menurut mereka itu keren."
"Keren apanya, Bun, kalo mereka ngamen, pasti banyak yang takut. Keren juga rambut Aa, mau tidur gampang, coba yang rambutnya kaku itu tidurnya apa enaknya coba."
Saya tertawa. "Ya kan kita gak tahu, mungkin mereka nyaman-nyaman aja dengan penampilan kaya gitu. Itu menariknya kan, kalo kita ini memang beraneka ragam bentuknya, hehehe."
Anak saya tersenyum sambil melihat anak-anak punk itu. Kemudian kami lanjutkan perjalanan pulang dan melupakan hal yang barusan kami lihat.
Mungkin sedikit tak nyambung, tapi intinya adalah, bisa jadi kita tak setuju dengan pilihan,keputusan ataupun pendapat orang. Kenapa dia harus begitu dan kenapa harus begini. Dan saya mencoba seperti kasus di atas, menyadari bahwa perbedaan itu memang selalu ada (ngga cuma dari penampilan). Tak selamanya pilihan kita disetujui orang. Bisa saja apapun yang kita lakukan di mata orang selalu salah. Meskipun tak selalu pendapat orang itu salah tentang kita. Atau pendapat kita benar tentang orang itu.
Tapi saat ada yang menyakiti ya lupakan aja, seperti melihat sebuah fenomena aneh lalu kembali jalan dan lupakan. Karena menilai orang kenapa begini dan begitu menguras energi yang cukup banyak. Tiap orang akan bereaksi berbeda kendati itu untuk hal yang sama.
Sebetulnya ingin sedikit mempertanyakan, tapi rasaya lebih baik diam saja, toh saya sudah bicara pun tak di dengar. Mungkin, jika saya bersuara sekarang paling itu hanya akan membuat sebagian orang memaklumi saya atau bahkan sebagian menentang. Dan jika saya bersuara sekarang, mungkin saja saya merasa jauh lebih baik namun sepertinya tak akan begitu juga, mungkin di beberapa lainnya malah terlihat lebih buruk sebenarnya.
Karena itu saya diam saja, mungkin cukup berkata pada Tuhan atau berkata pada diri sendiri. Kemudian membiarkan cara Tuhan bekerja pada hati masing-masing.
Lalu saya kembali belajar memahami sesuatu di balik tingkah laku orang lain. Ya, begitu saja.
Mohon maaf jika ada yang tak mengerti dengan tulisan ini :D, sekedar curhat pagi :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Linkie ♥
iralyra
friendly, nice n kindheart person ... i think ... haha just be my friend n then u will know
Text Widget
Welcome!
Recent Comments
Powered by Blogger.
Followers
About Me
Popular Posts
-
Pada saat kedua orangtua saya pergi untuk selamanya, saya menyadari satu hal. Bahwa di akhir kehidupan kita, pada saat kondisi lemah dan ...
-
Dear ... Tak ada rindu hari ini Tapi, Sudah kutabung rindu untuk hari-hari berikutnya Akan kutunggu di hari tanpa nama Hari ...
-
Apa yang ada di benakmu tentang kalimat ‘LAIN KALI’? Jika kamu tak bisa meraih sesuatu yang sebetulnya itu benar-benar kam...
-
Jadi, beberapa minggu ini saya lebih mellow dari biasanya. Herannya, si 'mellow' ini betah sekali bercokol di lubuk hati, tentu saj...
-
Cek blog lama dan menemukan tulisan ini, ternyata saya memang suka lebay sejak dulu yah hahaha cekidotttt..! My Hobi is back.....^_^ ...
-
Katanya, kalau kamu cinta dengan seseorang. itu artinya kamu siap menjadi orang 'bodoh' baru. Ini kalo kaya gini boleh kasih s...
-
Beberapa kali saya sering mendengar, sebuah perpisahan dari pasangan dikarenakan katanya adanya perbedaan dan ketidakcocokan. Mungkin bis...
-
Agree! Dan beberapa kali saya tersandung, hanya karena gagal fokus. Terkadang terlalu serakah ingin mengerjakan banyak hal, akibatnya ma...
-
Aku memelukmu dalam doa. Kubersujud di sini, kamu di sana. Selama masih di lintasan yang sama biarkan doa kita bertemu. Terima kasih k...
-
In my little own world It seems ... You came like a light that never goes Like a lighthouse Who shone in the waves of the s...

0 comments:
Post a Comment